{"StatusCode":200,"Message":"Success","Exception":null,"Data":{"DocumentName":"Berita Utama","Content":[{"BeritaID":"19997","Title":"S&P Nyatakan Rating RI Tetap BBB, Bukti Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Tantangan Global","ImageLandscape":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/3689535b-e522-43a8-9f2d-7c05e65d7b51/IMG_2467?width=1200&height=800&ext=.jpeg","ImageLandscape_FileTitle":"","ImageLandscape_FileDesc":"","ImageHomePortrait":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/6b9fdf39-8383-4dc2-8c2b-59d337e7f67b/photo-output_3?width=608&height=1080&ext=.jpeg","ImageHomePortrait_FileTitle":"","ImageHomePortrait_FileDesc":"","ImageMobileLandscape":"","ImageLandscapeOptional2":"","Description":"Washington DC, 17/02/2026 Kemenkeu &ndash; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari pertemuannya dengan lembaga pemeringkat internasional Standard &amp; Poor&rsquo;s (S&amp;P) di Washington DC. Dalam pertemuan tersebut, S&amp;P mengonfirmasi peringkat kredit Indonesia tetap berada di level Triple B (BBB) dengan outlook yang tetap stabil.<br />\r\n<br />\r\nKeputusan ini menjadi sinyal kuat bahwa ketahanan ekonomi Indonesia tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi perlambatan pertumbuhan, tingginya suku bunga dunia, dan ketidakpastian geopolitik.<br />\r\n<br />\r\nPeringkat BBB merupakan kategori investment grade, yang menunjukkan Indonesia dinilai memiliki risiko gagal bayar yang relatif rendah dan tetap layak menjadi tujuan investasi internasional. Status ini penting untuk menjaga kepercayaan investor, menekan biaya pinjaman, serta memperkuat arus modal ke dalam negeri.<br />\r\n<br />\r\nMenkeu Purbaya menjelaskan, S&amp;P menyoroti konsistensi pemerintah dalam menjaga disiplin fiskal, terutama defisit anggaran yang dipertahankan di bawah 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). &ldquo;Mereka menanyakan cukup detail kondisi fiskal kita termasuk defisit tahun ini dan tahun lalu. Utamanya mereka ingin melihat apakah kita konsisten menjaga di bawah 3 persen dari PDB,&rdquo; ujar Menteri Keuangan.<br />\r\n<br />\r\nIa menegaskan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan arahan agar defisit APBN tetap dijaga secara prudent. Menurutnya, komitmen tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.<br />\r\n<br />\r\nSelain fiskal yang sehat, ketahanan ekonomi Indonesia juga tercermin dari membaiknya penerimaan negara. Purbaya menyebut pertumbuhan pajak pada dua bulan pertama tahun ini mencapai 30 persen, sementara periode Januari-Maret tumbuh sekitar 20 persen dibanding tahun lalu.<br />\r\n<br />\r\nKinerja tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi domestik terus pulih dan basis penerimaan negara semakin kuat. Pemerintah juga telah melakukan restrukturisasi organisasi Direktorat Jenderal Pajak dan Bea Cukai guna meningkatkan efektivitas pengumpulan penerimaan.<br />\r\n<br />\r\n&ldquo;Ketika kita beritahu bahwa dua bulan tahun ini pertumbuhan pajak 30 persen dan Januari-Maret dibanding tahun lalu tumbuh 20 persen, mereka sepertinya cukup puas,&rdquo; kata sang Bendahara Negara.<br />\r\n<br />\r\nMenurut dia, S&amp;P juga mencermati perbaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV tahun lalu. Selain itu, berbagai indikator makro dan mikro dinilai menunjukkan tren positif pada awal pemerintahan Presiden Prabowo.<br />\r\nHal tersebut menandakan bahwa ekonomi Indonesia memiliki daya tahan yang kuat, ditopang konsumsi domestik besar, reformasi fiskal berkelanjutan, dan prospek investasi yang tetap terjaga.<br />\r\n<br />\r\nMeski demikian, pemerintah tetap mewaspadai rasio pembayaran bunga utang terhadap pendapatan negara. Menkeu memastikan kondisi tersebut akan terus dimonitor agar tidak mengganggu ruang fiskal di masa depan.<br />\r\n<br />\r\n&ldquo;Saya bilang itu akan kita monitoring terus dan pastikan keadaan ekonomi tetap baik dan fiskal akan tetap kita jaga,&rdquo; ujar Purbaya.<br />\r\n<br />\r\nTetap terjaganya rating Indonesia di level BBB dengan outlook stabil menjadi pesan penting bagi pasar global bahwa fundamental ekonomi nasional masih solid. Di tengah tekanan eksternal, Indonesia dinilai mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, disiplin fiskal, dan stabilitas keuangan negara. (dm/rap)","ShortDescription":"Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar positif dari pertemuannya dengan lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor di Washington DC. Dalam pertemuan tersebut, S&P mengonfirmasi peringkat kredit Indonesia tetap berada di level Triple B (BBB) dengan outlook yang tetap stabil.","twitter":"","QuotesBody":"","QuotesBy":"","QuotesTitle":"","ImageLandscapeOptional":"","SlugUrl":"SNP-Nyatakan-Rating-RI-Tetap-BBB","DocumentTags":"","DocumentPublishFrom":"Friday, 17 April 2026 15:16","DocumentPublishTo":"31/12/9999 23:59:59","DocumentCreatedWhen":"Friday, 17 April 2026 15:16","DocumentCreatedBy":"Biro Komunikasi dan Layanan Informasi","NodeOrder":14038,"Categories":["Kemenkeu","Menteri Keuangan"],"IsPublished":true},{"BeritaID":"19996","Title":"Perkuat Pembiayaan Hijau, Pemerintah Hadirkan Green Sukuk dalam Lelang SBSN pada 21 April 2026","ImageLandscape":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/4bfcd91c-5fe3-48e4-ada5-52e920ebc6c2/gedung-1?width=900&height=600&ext=.jpg","ImageLandscape_FileTitle":"","ImageLandscape_FileDesc":"","ImageHomePortrait":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/bee748d0-6667-414d-a92f-825137db68a2/gedung-2?width=1080&height=1920&ext=.jpg","ImageHomePortrait_FileTitle":"","ImageHomePortrait_FileDesc":"","ImageMobileLandscape":"","ImageLandscapeOptional2":"","Description":"Jakarta, 17/4/2026 Kemenkeu &ndash; Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan akan melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa (21/4). Lelang ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memenuhi target pembiayaan dalam APBN Tahun Anggaran 2026. Target indikatif lelang yang ditetapkan sebesar Rp12 triliun, dengan kemungkinan jumlah yang dimenangkan mencapai maksimal 200 persen dari target tersebut. Setelmen hasil lelang akan dilakukan pada 23 April 2026 (T+2).<br />\r\n<br />\r\nSeri SBSN yang akan ditawarkan terdiri atas tiga seri Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPN-S) dan lima seri Project Based Sukuk (PBS), yakni SPNS01062026, SPNS12102026, SPNS03022027, PBS030, PBS040, PBSG002, PBS034, dan PBS038. Seluruh seri yang dilelang merupakan reopening, dengan jatuh tempo yang bervariasi mulai dari Juni 2026 hingga Desember 2049.<br />\r\n<br />\r\nKhusus seri PBSG002, pemerintah kembali menawarkan instrumen Green Sukuk di pasar perdana domestik. Penerbitan ini melanjutkan komitmen pemerintah dalam pembiayaan proyek-proyek ramah lingkungan, melengkapi penerbitan Green Sukuk yang telah dilakukan sebelumnya di pasar global maupun domestik.<br />\r\n<br />\r\nLelang akan dilakukan secara terbuka (open auction) dengan metode harga beragam (multiple price), dan diselenggarakan oleh Bank Indonesia sebagai agen lelang SBSN. Lelang dibuka pada Selasa, 21April 2026 pukul 9.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB, dengan hasil diumumkan pada hari yang sama.<br />\r\n<br />\r\nPartisipasi dalam lelang dapat dilakukan oleh investor individu maupun institusi melalui Dealer Utama yang telah ditunjuk pemerintah. Selain itu, Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan juga dapat mengikuti lelang sesuai ketentuan yang berlaku.<br />\r\n<br />\r\nDalam pelaksanaannya, pemerintah menggunakan akad syariah berupa Ijarah Sale and Lease Back untuk seri SPN-S dan Ijarah Asset to be Leased untuk seri PBS, sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Adapun underlying asset SBSN berasal dari Barang Milik Negara serta proyek atau kegiatan dalam APBN 2026 yang telah mendapat persetujuan DPR.<br />\r\n<br />\r\nPemerintah menegaskan memiliki fleksibilitas untuk menetapkan jumlah penerbitan, baik lebih besar maupun lebih kecil dari target indikatif, dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan kebutuhan pembiayaan negara. (dep/rap)","ShortDescription":"Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan akan melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa (21/4). ","twitter":"","QuotesBody":"","QuotesBy":"","QuotesTitle":"","ImageLandscapeOptional":"","SlugUrl":"Pemerintah-Hadirkan-Green-Sukuk-dalam-Lelang-SBSN","DocumentTags":"","DocumentPublishFrom":"Friday, 17 April 2026 11:22","DocumentPublishTo":"31/12/9999 23:59:59","DocumentCreatedWhen":"Friday, 17 April 2026 11:22","DocumentCreatedBy":"Biro Komunikasi dan Layanan Informasi","NodeOrder":14037,"Categories":[],"IsPublished":true},{"BeritaID":"19995","Title":"Di Ruang Kelas Universitas Indonesia, Wamenkeu Suahasil Nazara Terangkan Seluk Beluk Perpajakan dalam Perekonomian Negara","ImageLandscape":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/54631898-ad4a-4b0b-bbd9-eeafb0b15d3d/Wismu?width=1920&height=1280&ext=.jpeg","ImageLandscape_FileTitle":"","ImageLandscape_FileDesc":"","ImageHomePortrait":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/dca84434-bef9-4e20-b103-6b9b48087f4b/IMG_1?width=608&height=1080&ext=.jpeg","ImageHomePortrait_FileTitle":"","ImageHomePortrait_FileDesc":"","ImageMobileLandscape":"","ImageLandscapeOptional2":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/dea7abfc-09c7-49b3-8264-febadb14a03b/Wismu_2?width=900&height=600&ext=.jpeg","ImageLandscapeOptional2_FileTitle":"","ImageLandscapeOptional2_FileDesc":"","Description":"Jakarta, 16/4/2026 Kemenkeu &ndash; Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan materi mengenai pendapatan negara dengan menekankan pentingnya memahami perpajakan tidak hanya dari sisi administrasi, tetapi juga dari perspektif ekonomi yang lebih luas dalam sesi perkuliahan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) pada Rabu (15/4).<br />\r\n<br />\r\nWamenkeu Suahasil memaparkan bahwa aspek pendapatan negara khususnya perpajakan harus dilihat secara komprehensif, mulai dari &nbsp;konsep dasar hingga keterkaitannya dengan perekonomian global.<br />\r\n<br />\r\n&ldquo;Pendapatan negara itu apa, perpajakan di Indonesia itu seperti apa, lalu kemudian ada yang namanya belanja perpajakan, pajak dan perekonomian, bagaimana hubungan pajak dengan perekonomian, dan perdebatan tentang pajak global, sesuatu yang fascinating sebenarnya,&rdquo; ucap Wamenkeu.<br />\r\n<br />\r\nDalam kelas tersebut, Wamenkeu Suahasil mengajak para mahasiswa memahami rasionalitas ekonomi di balik kebijakan pajak.&nbsp;<br />\r\n<br />\r\n&ldquo;Dilihat dari sisi ekonomi, bukan dilihat dari sisi administrasi. Sebagian bahkan ini Anda akan temui kalau Anda ambil kuliah perpajakan di akuntansi. Tetapi kalau di akuntansi diajarinnya soal pencatatannya, soal aktivitasnya, kalau di sini kita belajar mengenai logika ekonominya,&rdquo; imbuhnya.<br />\r\n<br />\r\nLebih lanjut, Wamenkeu menegaskan bahwa perpajakan memiliki fungsi penting dalam kebijakan fiskal suatu negara.&nbsp;<br />\r\n<br />\r\n&ldquo;Perpajakan adalah kebijakan fiskal, dia adalah alat untuk alokasi, stabilisasi dan distribusi,&rdquo; jelasnya.<br />\r\n<br />\r\nMelalui pemaparan ini, diharapkan para generasi muda bangsa dapat memahami bahwa perpajakan bukan sekadar instrumen penerimaan negara, melainkan juga alat bagi suatu negara dalam mendorong pertumbuhan, menjaga stabilitas dan juga pemerataan ekonomi suatu negara. (lh/rap)","ShortDescription":"Jakarta, 16/4/2026 Kemenkeu – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara, menyampaikan materi mengenai pendapatan negara dengan menekankan pentingnya memahami perpajakan tidak hanya dari sisi administrasi","twitter":"","QuotesBody":"","QuotesBy":"","QuotesTitle":"","ImageLandscapeOptional":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/6fe23846-a005-4a09-9869-097a211be73d/Wismu_1?width=900&height=600&ext=.jpeg","ImageLandscapeOptional_FileTitle":"","ImageLandscapeOptional_FileDesc":"","SlugUrl":"Wamenkeu-Suahasil-Kuliah-FEB-UI-Perpajakan","DocumentTags":"","DocumentPublishFrom":"Thursday, 16 April 2026 11:11","DocumentPublishTo":"31/12/9999 23:59:59","DocumentCreatedWhen":"Thursday, 16 April 2026 11:13","DocumentCreatedBy":"Biro Komunikasi dan Layanan Informasi","NodeOrder":14036,"Categories":[],"IsPublished":true},{"BeritaID":"19994","Title":"Menkeu Purbaya Perkuat Kepercayaan Global terhadap Fundamental Ekonomi Indonesia di Washington DC","ImageLandscape":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/778fe4b1-b351-44be-86d9-c729baafde37/WhatsApp-Image-2026-04-15-at-19-41-46?width=1600&height=1200&ext=.jpeg","ImageLandscape_FileTitle":"","ImageLandscape_FileDesc":"","ImageHomePortrait":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/778fe4b1-b351-44be-86d9-c729baafde37/WhatsApp-Image-2026-04-15-at-19-41-46?width=1600&height=1200&ext=.jpeg","ImageHomePortrait_FileTitle":"","ImageHomePortrait_FileDesc":"","ImageMobileLandscape":"","ImageLandscapeOptional2":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/fa8566c4-2a3b-4479-9aff-0d5320603da2/WhatsApp-Image-2026-04-15-at-19-41-44?width=1280&height=854&ext=.jpeg","ImageLandscapeOptional2_FileTitle":"","ImageLandscapeOptional2_FileDesc":"","Description":"Washington DC, 16/4/2026 Kemenkeu &ndash; Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri sejumlah pertemuan strategis dengan pimpinan lembaga keuangan internasional dan pemangku kepentingan global di Washington DC pada Selasa (14/4). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepercayaan dunia internasional terhadap kondisi ekonomi dan fiskal Indonesia.<br />\r\n<br />\r\nDalam agenda tersebut, Menkeu bertemu dengan Managing Director International Monetary Fund Kristalina Georgieva, pejabat tinggi World Bank Group, serta perwakilan lembaga pemeringkat global seperti S&amp;P Global Ratings.<br />\r\n<br />\r\nDalam pertemuan tersebut, Menkeu menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.<br />\r\n<br />\r\nPihak IMF menyoroti bahwa ketidakpastian global diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa waktu ke depan, dipicu antara lain oleh ketegangan geopolitik dan fluktuasi harga energi. Menanggapi hal tersebut, Menkeu menekankan bahwa Indonesia memiliki fundamental fiskal yang kuat serta bantalan anggaran yang memadai untuk menghadapi berbagai risiko eksternal.<br />\r\n<br />\r\nSementara itu, dalam pertemuan dengan Bank Dunia dan S&amp;P Global Ratings, Menkeu memeroleh respons positif terhadap strategi fiskal pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah dinilai mampu menjaga stabilitas fiskal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.<br />\r\n<br />\r\nMenkeu juga menjelaskan bahwa pemerintah telah menyampaikan secara komprehensif berbagai kebijakan yang ditempuh, termasuk implikasinya terhadap APBN dan pertumbuhan ekonomi nasional.<br />\r\n<br />\r\nSecara umum, IMF, Bank Dunia, serta lembaga pemeringkat memberikan apresiasi terhadap kemampuan Indonesia dalam menjaga momentum pertumbuhan tanpa memberikan tekanan berlebih pada kebijakan fiskal. Konsolidasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Indonesia dan mitra internasional ke depan. (dep/rap)<br />\r\n<br />\r\n<br />\r\n&nbsp;","ShortDescription":"Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri sejumlah pertemuan strategis dengan pimpinan lembaga keuangan internasional dan pemangku kepentingan global di Washington DC pada Selasa (14/4).","twitter":"","QuotesBody":"","QuotesBy":"","QuotesTitle":"","ImageLandscapeOptional":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/4f950ccc-d6bf-4bf4-a372-ff550a19a1da/WhatsApp-Image-2026-04-15-at-19-41-45?width=1280&height=842&ext=.jpeg","ImageLandscapeOptional_FileTitle":"","ImageLandscapeOptional_FileDesc":"","SlugUrl":"Menkeu-Purbaya-Perkuat-Kepercayaan-Global","DocumentTags":"","DocumentPublishFrom":"Thursday, 16 April 2026 08:39","DocumentPublishTo":"31/12/9999 23:59:59","DocumentCreatedWhen":"Thursday, 16 April 2026 08:39","DocumentCreatedBy":"Biro Komunikasi dan Layanan Informasi","NodeOrder":1,"Categories":["Menteri Keuangan"],"IsPublished":true},{"BeritaID":"19993","Title":"Wamenkeu Juda Berikan Arahan pada Kunjungan SMA Taruna Nusantara ke Kemenkeu","ImageLandscape":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/5778e96c-5052-4db7-9555-b3d16224cd44/WhatsApp-Image-2026-04-14-at-16-30-06?width=1280&height=856&ext=.jpeg","ImageLandscape_FileTitle":"","ImageLandscape_FileDesc":"","ImageHomePortrait":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/5778e96c-5052-4db7-9555-b3d16224cd44/WhatsApp-Image-2026-04-14-at-16-30-06?width=1280&height=856&ext=.jpeg","ImageHomePortrait_FileTitle":"","ImageHomePortrait_FileDesc":"","ImageMobileLandscape":"","ImageLandscapeOptional2":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/d38f3655-c890-428d-ab4c-afeaead9f466/WhatsApp-Image-2026-04-14-at-16-30-10?width=1280&height=856&ext=.jpeg","ImageLandscapeOptional2_FileTitle":"","ImageLandscapeOptional2_FileDesc":"","Description":"Jakarta, 14/04/2026 Kemenkeu &ndash; Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menghadiri dan memberikan arahan pada Kunjungan dan Pembekalan SMA Taruna Nusantara ke Kementerian Keuangan, Selasa (14/04). Dalam kesempatan tersebut, Wamenkeu menyampaikan peran kebijakan fiskal dan generasi muda dalam mewujudkan cita-cita bangsa.<br />\r\n<br />\r\nWamenkeu menekankan visi besar Indonesia menuju tahun 2045 atau yang dikenal sebagai Indonesia Emas. Targetnya, Indonesia dapat menjadi salah satu dari lima kekuatan ekonomi terbesar di dunia dengan PDB sebesar USD9,8 triliun dengan pendapatan per kapita lebih dari USD13 ribu.&nbsp;<br />\r\n<br />\r\nSaat ini, berdasarkan data terbaru, Indonesia masih menempati peringkat ke-16 ekonomi dunia dengan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar USD1,5 triliun. Pendapatan per kapita berada di angka USD5.030 per tahun, yang masih tergolong negara berpendapatan menengah.&nbsp;<br />\r\n<br />\r\nMeski optimistis, Wamenkeu menekankan bahwa perjalanan menuju 2045 masih dihadapkan pada tantangan utama berupa kualitas sumber daya manusia. Rata-rata lama sekolah masyarakat Indonesia saat ini masih sekitar 8,8 tahun, di bawah beberapa negara Asia lainnya. Selain itu, angka partisipasi pendidikan tinggi juga masih perlu ditingkatkan. Pemerintah terus mendorong berbagai program pendidikan, termasuk pembangunan sekolah rakyat dan penguatan sekolah unggulan, guna memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas generasi muda.<br />\r\n<br />\r\nWamenkeu juga menyoroti bonus demografi Indonesia yang saat ini didominasi oleh penduduk usia produktif. Momentum ini dinilai sebagai peluang emas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan.<br />\r\n<br />\r\nDalam kesempatan tersebut, Wamenkeu turut menjelaskan peran kebijakan fiskal melalui pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pendapatan negara yang berasal dari pajak dan bea cukai digunakan untuk membiayai pembangunan, mulai dari pendidikan, infrastruktur, hingga bantuan sosial.<br />\r\n<br />\r\n&ldquo;Bagaimana mengalokasikan belanja-belanja kepada sektor-sektor yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat SDM, memperkuat sains, teknologi, research and development, pendidikan, kesehatan, juga dari sisi infrastruktur, hilirisasi industri, kemudian juga untuk pemerataan. Itulah peran dari fiskal,&rdquo; ungkap Wamenkeu. (dj/rap)","ShortDescription":"Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menghadiri dan memberikan arahan pada Kunjungan dan Pembekalan SMA Taruna Nusantara ke Kementerian Keuangan, Selasa (14/04)","twitter":"","QuotesBody":"","QuotesBy":"","QuotesTitle":"","ImageLandscapeOptional":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/881f76c6-4125-4ed9-90e2-b1f6ffa88596/WhatsApp-Image-2026-04-14-at-16-30-07?width=1280&height=856&ext=.jpeg","ImageLandscapeOptional_FileTitle":"","ImageLandscapeOptional_FileDesc":"","SlugUrl":"Arahan-pada-Kunjungan-SMA-Taruna-Nusantara","DocumentTags":"","DocumentPublishFrom":"Tuesday, 14 April 2026 15:31","DocumentPublishTo":"31/12/9999 23:59:59","DocumentCreatedWhen":"Tuesday, 14 April 2026 15:31","DocumentCreatedBy":"Biro Komunikasi dan Layanan Informasi","NodeOrder":2,"Categories":[],"IsPublished":true},{"BeritaID":"19992","Title":"Menkeu Purbaya Temui Investor Potensial di AS, Paparkan Kekuatan Ekonomi Indonesia","ImageLandscape":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/d21bb9e8-9253-478f-96c0-93b85ff006ab/Andi?width=1920&height=1280&ext=.jpeg","ImageLandscape_FileTitle":"","ImageLandscape_FileDesc":"","ImageHomePortrait":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/c7b49c49-6720-4713-ab2d-41763de6dfc5/f02625c7-a1d1-41fc-ab4a-a1100bf2b1fd?width=608&height=1080&ext=.jpeg","ImageHomePortrait_FileTitle":"","ImageHomePortrait_FileDesc":"","ImageMobileLandscape":"","ImageLandscapeOptional2":"","Description":"New York, 14/04/2026 Kemenkeu &ndash; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengadakan sejumlah pertemuan strategis dengan berbagai investor potensial di kota New York dan Washington DC, Amerika Serikat.<br />\r\n<br />\r\nPada kesempatan tersebut, Menkeu Purbaya menjelaskan kondisi fundamental makro ekonomi serta strategi fiskal RI kepada sejumlah investor raksasa di Negeri Paman Sam. &quot;Pada dasarnya kita jelaskan kondisi ekonomi dan strategi fiskal kita ke depan, jadi mereka yakin bahwa gerakan atau kebijakan fiskal kita sudah pada arah yang benar,&rdquo; ujar Menkeu Purbaya di Peninsula Hotel New York, pada Senin (13/4).<br />\r\n<br />\r\n&quot;Mereka berniat melakukan investasi di Indonesia. Jadi beberapa penjelasan diberikan ke mereka untuk memastikan keraguan mereka terhadap Indonesia bisa di clear-kan,&quot; kata Purbaya.<br />\r\n<br />\r\nMenkeu Purbaya menjelaskan bahwa investor asal AS tidak ragu akan kebijakan fundamental makro yang telah dirancang, hanya saja mereka ingin memastikan kondisi terkini soal kenyamanan berinvestasi. &quot;Jadi mereka (investor) nggak ragu, cuma mereka dengar ada noise bahwa fiskal kita bermasalah, mereka memastikan bahwa itu tidak benar,&rdquo; ucap Purbaya.<br />\r\n<br />\r\n&quot;Kita jelaskan kebijakan fundamental kita seperti apa dan karena mereka orang pintar, mereka bisa menerima dengan sepenuh hati apa yang kita jelaskan sudah sesuai dengan teori-teori ekonomi,&rdquo; tambah Purbaya.<br />\r\n<br />\r\nMenteri Keuangan juga mendapat masukan yang positif agar pemerintah Indonesia memperbaiki komunikasi dengan investor AS mengingat fondasi makro ekonomi RI dianggap sudah sangat baik. &quot;Soal kebijakan fiskal mereka sudah yakin bahwa kebijakan arahnya sudah benar, mereka beranggapan beberapa lembaga pemeringkat internasional terlalu cepat melakukan perubahan peringkat ke Indonesia, ya seperti pemberian outlook yang negatif, dimana perubahan tersebut dilakukan ketika data ekonomi terkini belum terlalu lengkap,&rdquo; tambah Menkeu Purbaya.<br />\r\n<br />\r\nKetika ditanyakan strategi apa agar investor yakin berinvestasi di Indonesia, Purbaya menjelaskan bahwa ekonomi harus terus tumbuh sesuai dengan target di APBN. &quot;Kita akan terus pastikan ekonomi tumbuh sesuai dengan target yang kita sebutkan. Kalau Indonesia bisa tumbuh 5,5 persen di triwulan I dan pada triwulan II tetap kuat, ini akan serta merta membuat mereka lebih yakin untuk memperbesar investasinya di Indonesia,&rdquo; ujar Purbaya.<br />\r\n<br />\r\n&quot;Jadi kita fokus memastikan bahwa kebijakan kita benar, implementasinya kita sesuai dengan design yang kita buat,&rdquo; pungkas Menkeu Purbaya. (dm/rap)","ShortDescription":" Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengadakan sejumlah pertemuan strategis dengan berbagai investor potensial di kota New York dan Washington DC, Amerika Serikat.","twitter":"","QuotesBody":"","QuotesBy":"","QuotesTitle":"","ImageLandscapeOptional":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/759962c2-df52-46ce-87ee-57ceb92eb16f/Andi_1?width=900&height=600&ext=.jpeg","ImageLandscapeOptional_FileTitle":"","ImageLandscapeOptional_FileDesc":"","SlugUrl":"Menkeu-Purbaya-Temui-Investor-Potensial-di-AS","DocumentTags":"","DocumentPublishFrom":"Tuesday, 14 April 2026 14:21","DocumentPublishTo":"31/12/9999 23:59:59","DocumentCreatedWhen":"Tuesday, 14 April 2026 14:21","DocumentCreatedBy":"Biro Komunikasi dan Layanan Informasi","NodeOrder":3,"Categories":["Menteri Keuangan"],"IsPublished":true},{"BeritaID":"19991","Title":"BPDP Buka Program Grant Riset 2026, Dorong Inovasi Sektor Perkebunan","ImageLandscape":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/708bc005-62bf-40ab-aedc-53b42c9ce8d8/IMG_2383?width=1920&height=1281&ext=.jpeg","ImageLandscape_FileTitle":"","ImageLandscape_FileDesc":"","ImageHomePortrait":"http://media.kemenkeu.go.id/getmedia/af878d2a-ba68-4520-93e0-e011c279ae32/IMG_1?width=608&height=1080&ext=.jpeg","ImageHomePortrait_FileTitle":"","ImageHomePortrait_FileDesc":"","ImageMobileLandscape":"","ImageLandscapeOptional2":"","Description":"Jakarta, 13/4/2026 Kemenkeu &ndash; Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang merupakan salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan kembali membuka Program Grant Riset Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan riset yang inovatif, aplikatif, dan berdampak nyata bagi sektor perkebunan nasional.<br />\r\n<br />\r\nProgram tersebut bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, menjaga keberlanjutan, serta mendorong lahirnya produk dan pasar baru yang bernilai tambah, khususnya pada komoditas kelapa sawit, kakao, dan kelapa. Dukungan pendanaan riset diharapkan mampu memperkuat sektor perkebunan dari hulu hingga hilir serta memberikan manfaat bagi industri, pemerintah, hingga masyarakat.<br />\r\n<br />\r\nDalam rangka pelaksanaan program tersebut, BPDP mengundang lembaga penelitian dan pengembangan di Indonesia untuk mengajukan proposal riset melalui laman resmi https://program-riset.bpdp.or.id/ paling lambat 30 Juni 2026. Adapun ruang lingkup bidang riset yang dapat diajukan dalam program ini meliputi bioenergi; biomaterial dan oleokimia; pangan, pakan, dan kesehatan; lahan, tanah, dan budidaya; pascapanen dan pengolahan; pengolahan limbah dan lingkungan; serta sosial ekonomi, manajemen, bisnis, pasar, dan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).<br />\r\n<br />\r\nMelalui berbagai bidang tersebut, BPDP mendorong lahirnya penelitian yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada penguatan aspek ekonomi, lingkungan, serta tata kelola industri perkebunan yang berkelanjutan.<br />\r\n<br />\r\nSejalan dengan komitmen menjaga integritas dan kualitas layanan, BPDP menegaskan pelaksanaan program ini dilakukan dengan prinsip Bersih, Akuntabel, Integritas, dan Kesempurnaan (BAIK), guna mendukung terwujudnya zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi.<br />\r\n<br />\r\nDengan dibukanya Program Grant Riset 2026, BPDP berharap partisipasi aktif dari kalangan akademisi, peneliti, dan praktisi semakin meningkat, sehingga mampu menghasilkan inovasi yang memperkuat daya saing dan keberlanjutan sektor perkebunan Indonesia. (dep/rap)","ShortDescription":"Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang merupakan salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan kembali membuka Program Grant Riset Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan riset yang inovatif, aplikatif, dan berdampak nyata bagi sektor perkebunan nasional.","twitter":"","QuotesBody":"","QuotesBy":"","QuotesTitle":"","ImageLandscapeOptional":"","SlugUrl":"BPDP-Buka-Program-Grant-Riset-2026","DocumentTags":"","DocumentPublishFrom":"Monday, 13 April 2026 14:47","DocumentPublishTo":"31/12/9999 23:59:59","DocumentCreatedWhen":"Monday, 13 April 2026 14:47","DocumentCreatedBy":"Biro Komunikasi dan Layanan Informasi","NodeOrder":4,"Categories":[],"IsPublished":true}]},"TotalData":10686,"PageSize":7,"PageSizeSubCategory":0}